Alhamdulillah alhamdulilllah alhamdulillah. Hanya kata syukur yang mampu mewakili pertambahan usiaku hari ini. Setahun perjalananku menujunya tidaklah mudah. Ujian dan nikmat telah Rab-ku berikan padaku. Mungkin sebagai penanda apakah aku dapat melewatinya dan sudah bisa diberikan predikat matang pada usiaku kini. Alhamdulillah rasanya nikmat. Semuanya ku jalani dengan penuh rasa sabar dan syukur. Mengenai hasil Allah-lah Maha Penentu.
Alhamdulillah berbagai ucapan doa, harapan dan semangat yang datang dari orang terdekat, para sahabat dan teman-teman menambah rasa syukurku hari ini. Dipertemukan dan mengenal mereka saja adalah berkah bagiku apatalagi mereka memanjatkan doa dan harapan tulus agar aku selalu diberkahi dan berbahagia. Sungguh keindahan hidup bagiku.
Pertambahan usia adalah salah satu tolak ukur agar selalu Muhasabah, introspeksi diri, memacu diri agar lebih baik dari sebelumnya dan berguna bagi sekitarnya karna sebaik-baik manusia adalah yang berguna bagi sesama. Menagis haru di hari ini sambil mengingatNya sungguh nikmat bagiku. A year older, hopefully wiser and all of the joy, love and bless of the birthday can bring...Aamiin
"Aku puan tak bertuan namun bertuhan" - Afni Hardina
"Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya mampu aku gapai sebatas punggungnya saja. seseorang yang aku sanggup menikmati bayangannya dan tak akan pernah bisa aku miliki, seseorang yang hadir bagai bintang jatuh, sekelebat kemudian menghilang, sebelum tangan ini sanggup mengejar, seseorang yang hanya bisa aku kirimi isyarat, sehalus udara, langit awan atau hujan" -Rectoverso
Today, it has been 40 days already and i know that the pain remains the same. I can feel it. I can feel how much he mean to you, how hard this situation, how deep this sadness, and this is the worst feeling that you have.
You cannot change what has gone but i believe that you can be the best son to your father. Your father will be proud that one day his son will follow his example and of his advice. You will be a success man with your father spirit. Then your father will be happy and smile in the heaven. Aamiin
Today is Father's day and i wish that you can feel your father beside you to support his son.
Saat pertemuan pertama kita dibiarkan berduaan di ruang tamu oleh para “mak comblang” itu sementara mereka asik bermain kartu di teras depan. Then to break the ice, kamu dengan telapak tangan yang agak dingin memberanikan diri bersalaman denganku, menjabat tanganku. Kamu bilang kamu lagi flu makanya tanganmu dingin. Di saat itu kamu menunjukkan kalau kamu sedang gugup dengan pertemuan kita itu. Lucu sekali. Namun saat berduaan itu tak berlangsung lama karna kita malah jadi tambah gugup tanpa bahan obrolan. Akhirnya kamu mengajak deal untuk bergabung dengan para “mak comblang” itu.
Dua jam berlalu. Beberapa permainan sudah dimainkan mulai dari bermain kartu, sulap, cerita tentang keseharian, teka-teki sampai cerita anekdot namun kamu dan aku masih diam-diam malu.
Hingga tiba saat aku ingin pulang dan kamu menawarkan diri mengantar ku. Awalnya aku menolak karna jarak ke rumahku yang cukup jauh. Namun kamu tak goyah, akhirnya ku terima tawaranmu itu. Di atas Supra yang kamu kendarai perlahan the ice mulai mencair karna membahas satu orang di masa laluku.
Kak Lukman. Yah, dia guru mengajiku semasa aku kecil dan belajar mengaji di TPA yang ternyata dekat dengan rumahmu. Yang ternyata kamu kenal dengan beliau. Yang akhirnya mencairkan kegugupan diantara kita dan kita mulai akrab dan berbicara banyak.
Hingga pada saat kita hampir sampai rumahku, kamu mengatakan sesuatu yang mencairkan hatiku. Lebih dari mencairkan kegugupan yang sedari tadi menyeruak di antara kita. Mengatakan sesuatu layaknya mantra simsalabim yang membuatku kagum. Kamu mengatakan “kamu nakal yah? Heheh” sesaat setelah aku menjahilimu yang menunjukkan keapaadaannya dirimu. Kamu menunjukkan kamu yang asli tanpa sesuatu yang kamu buat-buat ataupun pencitraan seperti kebanyakan laki-laki lain demi menarik perhatian lawan jenisnya. Inilah yang membuatku menerimamu menjadi partnerku pada 30 September 2012, seminggu setelah pertemuan kita itu. Kamu apa adanya. Dari dulu hingga detik ini. Kamu yang aku cintai yang selalu membuatku takjub dengan kejutan-kejutan karaktermu yang mengagumkan.